Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

ISI PERATURAN WALIKOTA PRABUMULIH NO 49 TAHUN 2020 TENTANG PSBB

ISI PERATURAN WALIKOTA PRABUMULIH NO 49 TAHUN 2020 TENTANG PSBB 

ISI PERATURAN WALIKOTA PRABUMULIH NO 49 TAHUN 2020 TENTANG PSBB

ISI PERATURAN WALIKOTA PRABUMULIH NOMOR 49 TAHUN 2020 TENTANG PEDOMAN PEMBATASAN SOSIAL BERSKALA BESAR DALAM PENANGANAN CORONA VIRUS DISEASE 2019 (COVID-19) DI KOTA PRABUMULIH.

Ruang lingkup Peraturan Walikota ini meliputi:

a.pelaksanaan PSBB;
b.hak dan kewajiban serta pemenuhan kebutuhan dasar penduduk selama PSBB;
c.sumber daya penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19);
d.pemantauan, evaluasi dan pelaporan;
e.pendanaan; dan
f.sanksi.

Selama pemberlakuan PSBB, setiap orang wajib:

a.melakukan  cuci  tangan  dengan  menggunakan  sabun dan  air  yang  mengalir  atau  pembersih  tangan(hand sanitizer) dan perilaku hidup bersih sehat (PHBS);
b.menggunakan masker dan menjaga jarak (physical distancing)   paling   sedikit   dalam   rentang   1 (satu) meter pada saat di luar rumah; dan
c.melakukan isolasi mandiri baik di rumah dan/atau ruang isolasi sesuai protokol kesehatan bagi:
1.Orang Tanpa Gejala (OTG);
2.Orang Dalam Pemantauan (ODP);
3.Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dengan gejala ringan; 
4.Pelaku Perjalanan Daerah Terjangkit (PPDT)
5.Orang konfirmasi positif dengan gejala ringan atau tanpa gejala.

BENTUK PEMBATASAN PSBB PRABUMULIH

bentuk   pembatasan   aktivitas   luar   rumah   yang dilakukan  oleh  setiap  orang  yang  berdomisili  dan/atau berkegiatan di Daerah.

1. Pembatasan Pelaksanaan Pebelajaran Di Sekolah dan/atau institusi Pendidikan

Dalam penghentian sementara kegiatan selama pemberlakuan  PSBB,  penanggung  jawab  satuan  sekolah dan institusi pendidikan lainnya wajib:
a.memastikan  proses  pembelajaran  tetap  berjalan  dan terpenuhinya  hak  peserta  didik  dalam  mendapatkan pendidikan;
b.melakukan pencegahan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19)di lokasi dan lingkungan sekolah dan/atau institusi pendidikan lainnya; dan
c.menjaga  keamanan  sekolah  dan/atau institusi pendidikan lainnya.

2. Pembatasan Aktivitas Bekerja di Tempat Kerja

Penghentian    sementara    aktivitas    bekerja  di tempat kerja/kantor  sebagaimana  dimaksud  dalam Pasal 8 ayat(1) dikecualikan bagi tempat kerja/kantor dengan kategori:

a.seluruh  kantor/instansi  pemerintahan,  baik  pusat maupun    daerah    berdasarkan    pengaturan dari kementerian terkait;

b.badan  usaha  milik  negara/daerah  yang  turut  serta dalam  penanganan Corona  Virus Disease 2019 (COVID-19)  dan/atau  pemenuhan  kebutuhan  pokok masyarakat,  mengikuti  pengaturan  dari  kementerian terkait   dan/atau   Pemerintah Provinsi/Pemerintah Daerah di Wilayah PSBB;

c. Kantor Notaris / PPAT

d.  pelaku usaha yang bergerak pada sektor:
1.kesehatan;
2.bahan pangan/makanan/minuman;
3.energi;
4.komunikasi dan teknologi informasi;
5.keuangan;
6.logistik;
7.perhotelan;
8.konstruksi;
9.industri strategis;
10.pelayanan   dasar,   utilitas   publik   dan   industri yang  ditetapkan  sebagai  objek  vital  nasional  dan objek tertentu; dan/atau
11.kebutuhan sehari-hari.

e. organisasi kemasyarakatan lokal dan internasional yang bergerak pada sektor kebencanaan dan/atau social.

Pembatasan  Jam  Operasional  dalam  melayani  pemenuhan  kebutuhan   pokok   penduduk,   maka   Pasar Pagi,   Pasar Tradisional   Modern,   Toko   Kelontong,   Warung,   Rumah Makan tetap beroperasi dengan ketentuan :
a. Toko/warung/rumah makan, Buka pukul ; 09.00 –20.00 WIB
b. Pasar Pagi Buka Pukul : 04.00 –07.00 WIB
c. Pasar Tradisional Buka Pukul ; 07.00 –17.00 WIB
d. Pasar Modern Buka Pukul ; 10.00 –20.00 WIB
Pasar  Pagi  di  alihkan  /  di  pindahkan  ke  Terminal  Type  B Jalan Lingkar Kota Prabumulih

3. Pembatasan Kegiatan Keagamaan di Rumah Ibadah

Selama pemberlakuan PSBB, penanggung jawab rumah ibadah harus :

a.memberikan edukasi atau pengertian kepada jamaah untuk tetap melakukan kegiatan keagamaan di rumah;

b.melakukan pencegahan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di rumah ibadah; dan

c.menjaga keamanan rumah ibadah.

4. Pembatasan Kegiatan di Tempat atau Fasilitas Umum

5. Pembatasan Kegiatan Sosial dan Budaya

Kegiatan sosial dan budaya sebagaimana dimaksud pada ayat   (1)   termasuk   kegiatan   yang   berkaitan   dengan perkumpulan atau pertemuan:
a.politik;
b.olahraga;
c.hiburan;
d.akademik; dan
e.budaya

6. Pembatasan Penggunaan Moda Transportasi Untuk Pergerakan Orang dan Barang

untuk lebih lanjut silakan anda donwload isi peraturan PSBB PERWAKO NO 49 TAHUN 2020 TENTANG PSBB BERIKUT
PERATURAN WALIKOTA PRABUMULIH TENTANG PSBB.PDF

Post a Comment for "ISI PERATURAN WALIKOTA PRABUMULIH NO 49 TAHUN 2020 TENTANG PSBB "